[Review] The Body Shop British Rose EDT: Buy or Bye?

2
37
The Body Shop British Rose EDT Dok. Pribadi
The Body Shop British Rose EDT Dok. Pribadi

Setelah sekian lama belum update di blog pertamaku ini, akhirnya aku kembali menulis di blog ini. Well, basa-basinya cukup sekian dulu, karena aku ingin membagikan sebuah ulasan penting kepada kalian semua.

Mengapa memilih The Body Shop?

The Body Shop British Rose EDT Dok. Pribadi
The Body Shop British Rose EDT Dok. Pribadi

Aku kenal dengan produk the body shop sejak jamannya kuliah, tepatnya tahun 2013. Tepatnya lagi, ketika aku udah bisa menghasilkan uang sendiri, selagi kuliah regular, tembus sana sini nulis. Ya, kenapa nggak membahagiakan diri dengan sesuatu yang wangi-wangi?

Pergilah diriku ke Mall dengan maksud hati ingin lihat-lihat saja, beli belum tentu. Tapi apalah daya, bagi anak remaja yang baru kenal produk skincare ini akhirnya tergiur juga untuk borong sana-sini. Pertama kali aku beli The Body Shop aku menghabiskan uang hampir satu jeti lebih. Kaget memang, tapi pikirku: Ah, manjain diri sesekali ya nggak apa lah ya!.

Aku tertarik dengan brand ini ketika itu adalah: ia mengandung bahan-bahan alami. Walaupun dulu aku mengira brand ini hanya menjual skincare yang membuat kulut mulus wangi wus-wus, eh rupanya banyak juga produk makeup nya. Makin stres lagi akutu.

Kenapa stres? yaiyalah prduknya mehong bingo terus kalau habis kesel sendiri. Salah satu jenis produk yang paling aku sering beli dari merek ini adalah parfum. Mulai dari seri japanese, british, dan lainnya sudah kuobrak-abrik.

Kali ini aku penasaran dengan series British Rose yang kebetulan kubeli satu paket. Tapi kali ini aku hanya mengulas EDT nya saja. Series lainnya akan aku ulas di cerita selanjutnya.

The Body Shop British Rose EDT

The Body Shop British Rose EDT Dok. Pribadi
The Body Shop British Rose EDT Dok. Pribadi

Ingredient
Alcohol Denat. (Solvent), Alcohol (Solvent), Aqua/Water (Solvent), Parfum/Fragrance (Fragrance Ingredient), Benzyl Salicylate (Fragrance Ingredient), Limonene (Fragrance Ingredient), Citronellol (Fragrance Ingredient), Geraniol (Fragrance Ingredient), Linalool (Fragrance Ingredient), Alpha-Isomethyl Ionone (Fragrance Ingredient), t-Butyl Alcohol (Denaturant), Rose Extract (Skin Conditioning Agent), Citral (Fragrance Ingredient), Benzyl Benzoate (Fragrance Ingredient), Benzyl Alcohol (Preservative), Isoeugenol (Fragrance Ingredient), Denatonium Benzoate (Denaturant), Citric Acid (pH Adjuster), Sodium Benzoate (Preservative), Potassium Sorbate (Preservative).

Mengapa aku selalu memilih EDT?

EDT aromanya lebih segar dan terkesan ringan. Konsentrat yang terkandung di dalamnya sekitar 10% dengan campuran alkohol yang cukup tinggi. Umumnya jenis parfum ini muncul dengan model spray (kebanyakan).

Soal ketahanan aroma akan bertahan pada kisaran 3-4 jam. Meskipun jenis EDP lebih tahan lama sekitar 6 jam, aku lebih suka memilih EDT karena cocok dipakai di ilkim tropis yang hangat. Nggak berlebihan aja gitu.

Soal Harga: Buy or Bye?

Harga via www.thebodyshop.co.id
Harga via www.thebodyshop.co.id

Harga untuk 100 ml parfum ini adalah Rp. 299.000. Kira-kira menurutmu worth it nggak sih? For me: YES!

Meskipun (agak) mahal namun aku suka dengan parfum ini karena wanginya natural rose dan nggak berlebihan. Sehingga orang-orang yang disekitar kita pun nggak mabok parfum ya! Wanginya yang warm dan lembut membuat nyaman meskipun sedang berada di luar ruangan.

Kamu mau beli? Pastikan membeli di tempat terpercaya seperti official The Body Shop ya!

Stay calm, 

Setia.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here