5 Mitos Tentang Operasi Caesar, Kalian Ngalamin Ini Nggak?

Hai kembali lagi dengan bincang bersama vioni.id! Ternyata banyak banget yang respon soal pengalamanku operasi sesar di artikel beberapa waktu lalu. Kali ini aku juga akan banyak membagikan informasi seputar pengalamanku dengan operasi sesar. Banyak hal yang harus kalian siapkan terutama mental dan hal-hal yang akan terjadi pasca operasi nantinya.

Untuk itu, teruntuk sahabatku yang akan menjalani proses lahiran khususnya operasi nantinya, yuk sebaiknya simak beberapa hal berikut ini yang sering menjadi pertanyaan dan pernyataan yang rupanya hanya mitos lho!

Kemon di cek aja ya!

Sulit menyusui bayi yang lahir melalui operasi caesar

Baik menyusui langsung atau menyusui anak dengan botol susu, ini keputusan personal kita sebagai ibu. Tapi kalau kamu ingin menyusui, metode melahirkan tidak memiliki efek utama pada kemampuan kita melakukannya. Menyusui bukan tidak mungkin tapi akan membutuhkan sedikit kesabaran. Memang benar, butuh waktu lebih lama untuk Ibu yang melahirkan melalui operasi sesar untuk melakukan inisiasi menyusui dibanding mereka yang melahirkan normal.

Kamu mungkin masih kesakitan setelah pembedahan, jadi coba cara berbeda ketika memegang bayi. Kamu bisa posisikan bayi di sisi payudara, bukan di atas perut. Aku juga kebetulan sangat kesulitan di awal, aku nggak IMD karena kondisiku yang parah dan mengharuskan untuk segera menyeslesaikan operasi, akibatnya aku dianjurkan untuk pompa asi saja. Nggak masalah apapun itu, yang pasti kita telah berusaha ya Buk.

Bila menjalani operasi caesar, Kamu tidak bisa menjalani kontak kulit dengan bayi

Meski bagian tertentu dari tubuh bisa terasa lebih sensitif terhadap sentuhan setelah operasi sesar, tidak ada alasan prosedur ini mencegah kontak kulit antara ibu dan bayi. Hanya butuh beberapa saat untuk menemukan posisi yang nyaman untuk kita dan buah hati. Bener-bener ini hanya mitos belaka nih!

Bila pernah menjalani operasi caesar, kamu tidak akan bisa melahirkan normal

Menjalani operasi sesar tidak akan menghalangi kita dari melahirkan normal setelah operasi caesar atau VBAC. Bila ingin melahirkan normal setelah melakukan operasi caesar di kehamilan sebelumnya, kamu bisa menjalani persalinan percobaan pada wanita hamil yang pernah melahirkan melalui oprasi sesar (TOLAC / trial of labor after cesarean). Trial ini menentukan apakah aman untuk melanjutkan VBAC. Sekitar 60 hingga 80 persen wanita yang menjalani TOLAC berhasil melahirkan normal lho!

Masa pemulihan operasi caesar dan kelahiran normal kurang lebih sama

Kamu harus beristirahat lebih banyak setelah operasi caesar. Wanita yang melahirkan melalui oprasi sesar biasanya pulang dari rumah sakit 3 hingga 5 hari setelah pembedahan, dengan masa pemulihan hingga 4 minggu.Wanita yang menjalani kelahiran normal biasanya pulang dari rumah sakit dalam satu atau dua hari dan butuh sekitar 1 hingga 2 minggu untuk pemulihan. Kamu juga harus menghindari olahraga berat, mengangkat beban, dan berhubungan intim. Masa pemulihan jadi waktu untuk meminta bantuan dari teman dan keluarga. Operasi sesar nggak mudah lho. Termasuk aku yang mengalami masa pemulihan hapir 2 bulan penuh dengan masa nipas hingga 80 hari.

Ada batasan maksimal jumlah operasi caesar untuk wanita hamil

Tak ada jumlah aman berapa kali kita boleh melakukan operasi caesar. Kamu bisa menjalani beberapa kali oprasi sesar, atau hanya sekali, bergantung tiap kehamilan. Tapi risiko medis meningkat pada tiap prosedurnya. Robekan  rahim, cedera kandung kemih, pendarahan, dan komplikasi pada plasenta menjadi beberapa risiko pada operasi caesar berulang.

Pastinya, kita sebagai Ibu harus tetap semangat ya. Dan yang paling penting rencanakan kehamilan secara cerdas dan tidak terburu-buru.

0 Points


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *