Kenalan Dulu dengan Diet Menggunakan Serat Tidak Larut

Kamu sudah tahu belum apa itu perbedaan antara serat larut dan serat tidak larut? Nah, ternyata serat juga ada golongannya lho. Kamu harus paham benar kira-kira tubuh paling membutuhkan serat jenis apa, dan apa saja kandungan makanan yang terdapat serat larut dan serat tidak larut. Maka dari itu, kami tim xavola ingin menjelaskan sedikit tentang serat dan kebutuhannya untuk tubuhmu.

Diet dengan Serat

Foto produk via xavola

Kenali serat larut

Serat larut merupakan serat yang mampu larut dalam air. Ini adalah jenis serat yang mayoritas ditemukan dalam serelia seperti barley dan oat, kacang-kacangan, dan biji-bijian, serta beberapa buah dan sayur saja.

Serat larut memiliki potensi manfaat baik bagi kesehatan, antara lain:

Perlindungan jantung. Di dalam sistem pencernaanmu, serat larut menempel pada partikel kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Nah, inilah yang akan membantumu menurunkan kadar kolesterol sekaligus risiko penyakit jantung. Oatmeal mungkin menawarkan perlindungan jantung terbanyak. Menjagamu dari diabetes. Karena serat larut tidak terserap dengan baik, serat ini tidak berkontribusi terhadap lonjakan gula darah. Ini tentu baik untuk menghindarkanmu dari risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Jika kamu sudah menderita diabetes (tipe 1 atau tipe 2), serat larut dapat menjaga gula darahmu agar tetap terkendali.

Oiya, selain itu serat larut juga mampu membantumu melakukan penurunan berat badan. Kamu akan mendapatkan berat badan yang ideal jika kamu rutin mengonsumsi serat larut.  Mengonsumsi serat membuatmu merasa kenyang tanpa perlu menambahkan banyak kalori ke dalam makanan. Selain itu ususmu juga akan sehat. Serat larut menyerap air ketika melewati sistem pencernaanmu. Hal ini membantu membawa kotoran serta mencegah sembelit dan diare.

Adapun, manfaat serat tidak larut adalah sebagai berikut:

Penurunan berat badan. Seperti serat larut, serat tidak larut dapat memainkan peran kunci dalam mengendalikan berat badan dengan mencegah rasa lapar dan kesehatan pencernaan. Makan banyak serat yang tidak larut juga membantumu buang air besar secara teratur. Jika kamu mengalami konstipasi, menambahkan lebih banyak serat ke dalam makanan akan membantu melancarkannya.

Jadi, serat terdapat di mana saja sih?

Serat terdapat dalam strawberry, alpukat, apel, pisang, bit, brokoli, oat, kacang edamame, dan masih banyak lagi. Jika kamu mengonsumsi makanan yang kaya serat, manfaat yang akan kamu dapatkan diantaranya:

Melancarkan pencernaan: kalau kamu sering mengalami sembelit, makanan yang kandungan seratnya tinggi sangat cocok untukmu. Mengurangi kolesterol: makanan berserat tinggi bisa membantumu untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh lho sehingga menjaga tekanan darah agar tetap normal. Mengontrol gula darah: sering makan yang manis-manis? Makanan berserat tinggi bisa menjaga kadar gula darah kamu supaya nggak terlalu tinggi.

Dan yang paling penting adalah:

Mengatur berat badan: untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan, makanan berserat tinggi cocok banget nih. Serat dalam makanan bisa membuat tubuhmu merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi jumlah dan frekuensi makanan. Selain itu, makanan berserat tinggi juga kalorinya lebih rendah dibandingkan makanan lainnya.

Bingung untuk makanan tinggi serat yang enak dimakan sehari-hari dan tidak bikin ribet? Solusinya adalah xavola-shake fit. Kamu nggak perlu repot menyiapkan makanan tinggi serat setiap harinya. Semua kandungan serat yang beragam terdapat dalam satu sachet yang bisa kamu bawa ke mana pun. Aktifitasmu pun lancar dan tubuh menjadi semakin sehat. Apalagi untuk kamu yang sekarang sedang menjalani program diet, tapi hampir putus asa dengan pola makan yang repot. Sekarang, tinggalkan kerepotan itu, konsumsi xavola-shake fit aja!

0 Points


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *